Perjamuan Tuhan dilembagakan oleh Yesus untuk mengingat pengorbanan-Nya di kayu salib. Roti melambangkan tubuh-Nya, yang menderita banyak rasa sakit, dan anggur darah-Nya, yang semuanya dicurahkan bagi kita di kayu salib.
Yesus mati untuk membebaskan kita dari hukum dosa dan memberi kita hidup baru. Ketika seseorang menerima Yesus sebagai penyelamat mereka, orang itu secara simbolis mati bersama Yesus di kayu salib dan bangkit bersama Yesus menuju kehidupan yang bebas dari dosa.
Ketika kita makan Perjamuan Tuhan, kita ingat bahwa Yesus hidup di dalam kita. Yesus mati untuk memberi kita kehidupan persatuan dengan Allah. Karena kematian Yesus, kita mati terhadap dosa, yang tidak lagi memiliki hak untuk mengendalikan kita.
Kisah Para Rasul 20:7
Lukas 22 : 19-20
Lukas 24:30
Markus 14 : 22-25
Yohanes 6:51
Perjamuan Tuhan dilembagakan oleh Yesus untuk mengingat pengorbanan-Nya di kayu salib. Roti melambangkan tubuh-Nya, yang menderita banyak rasa sakit, dan anggur darah-Nya, yang semuanya dicurahkan bagi kita di kayu salib.
Yesus mati untuk membebaskan kita dari hukum dosa dan memberi kita hidup baru. Ketika seseorang menerima Yesus sebagai penyelamat mereka, orang itu secara simbolis mati bersama Yesus di kayu salib dan bangkit bersama Yesus menuju kehidupan yang bebas dari dosa.
Ketika kita makan Perjamuan Tuhan, kita ingat bahwa Yesus hidup di dalam kita. Yesus mati untuk memberi kita kehidupan persatuan dengan Allah. Karena kematian Yesus, kita mati terhadap dosa, yang tidak lagi memiliki hak untuk mengendalikan kita.
Kisah Para Rasul 20:7
Lukas 22 : 19-20
Lukas 24:30
Markus 14 : 22-25
Yohanes 6:51
Tinggalkan Balasan