Jika aki mobil kamu lemah atau hampir habis dan tidak bisa menyalakan mesin, kamu masih bisa mencoba beberapa cara untuk menghidupkan mobil tanpa bantuan bengkel. Berikut adalah beberapa metode yang dapat dicoba untuk menghidupkan mobil dengan aki yang lemah:
Metode paling umum untuk menghidupkan mobil dengan aki lemah adalah dengan menggunakan kabel jumper dan mobil lain yang memiliki aki yang sehat. Berikut langkah-langkahnya:
Kabel jumper
Mobil dengan aki yang sehat (mobil donor)
Posisikan Mobil Donor dan Mobil Kamu Berdekatan: Parkirkan mobil donor yang memiliki aki sehat dekat dengan mobil yang aki-nya lemah. Pastikan kedua mobil tidak saling bersentuhan.
Matikan Kedua Mobil: Matikan kedua mobil dan pastikan semua perangkat elektronik di mobil kamu (seperti lampu, AC, radio) dalam keadaan mati.
Sambungkan Kabel Jumper:
Pasang kabel jumper merah (positif) ke terminal positif (+) aki mobil lemah, lalu pasang ujung kabel merah lainnya ke terminal positif (+) aki mobil donor.
Pasang kabel jumper hitam (negatif) ke terminal negatif (-) aki mobil donor, lalu sambungkan ujung kabel hitam lainnya ke bagian logam yang bersih dan tidak berkarat di mobil yang aki-nya lemah (misalnya, bagian mesin yang tidak dicat). Hindari menyambungkan kabel negatif langsung ke terminal aki mobil yang lemah karena bisa berisiko menyebabkan percikan.
Hidupkan Mobil Donor: Nyalakan mobil donor dan biarkan mesin berjalan selama 5 hingga 10 menit untuk memberi waktu pada aki mobil lemah agar mengisi sedikit daya.
Coba Hidupkan Mobil yang Aki-nya Lemah: Setelah beberapa menit, coba hidupkan mobil yang aki-nya lemah. Jika mesin masih tidak bisa menyala, biarkan mobil donor bekerja sedikit lebih lama atau pastikan kabel jumper terhubung dengan baik.
Matikan dan Lepaskan Kabel dengan Hati-Hati: Jika mobil yang aki-nya lemah berhasil menyala, matikan mesin mobil donor terlebih dahulu, lalu cabut kabel jumper dengan urutan yang terbalik:
Cabut kabel hitam dari mobil yang aki-nya lemah.
Cabut kabel hitam dari mobil donor.
Cabut kabel merah dari mobil donor.
Cabut kabel merah dari mobil yang aki-nya lemah.
Biarkan Mobil Menyala: Setelah berhasil menghidupkan mobil yang aki-nya lemah, biarkan mesin mobil tersebut menyala selama 15 hingga 30 menit agar aki terisi penuh kembali.
Jika mobil kamu menggunakan transmisi manual dan tidak ada bantuan mobil lain, kamu masih bisa mencoba push start untuk menghidupkan mesin. Cara ini hanya bisa dilakukan pada mobil dengan transmisi manual.
Masukkan Gigi pada Posisi 2 atau 3: Pastikan mobil dalam posisi netral, kemudian masukkan gigi ke posisi 2 atau 3.
Minta Bantuan Orang Lain untuk Mendorong: Minta bantuan seseorang untuk mendorong mobil hingga mencapai kecepatan sekitar 8-10 km/jam.
Hentikan Pendorongan dan Lepaskan Kopling: Setelah mobil mencapai kecepatan yang cukup, lepaskan pedal kopling dengan cepat. Mesin mobil akan terhubung ke roda dan mulai menyala karena gerakan tersebut memberikan energi pada sistem pengapian.
Segera Periksa Aki dan Mesin: Setelah mobil hidup, biarkan mesin berjalan untuk mengisi daya aki. Pastikan sistem pengisian (alternator) berfungsi dengan baik agar masalah aki lemah tidak berulang.
Jika kamu sering mengalami masalah aki lemah, alat starter pack atau power bank mobil bisa menjadi solusi praktis. Alat ini adalah baterai portabel yang dirancang untuk memberikan daya sementara pada aki mobil yang lemah.
Hubungkan Starter Pack ke Aki: Sambungkan kabel jumper starter pack ke terminal aki mobil yang lemah, sama seperti saat menggunakan kabel jumper dari mobil donor (merah ke positif dan hitam ke negatif).
Nyalakan Starter Pack: Pastikan starter pack sudah terisi daya dan nyalakan perangkat tersebut sesuai petunjuk.
Coba Nyalakan Mobil: Coba nyalakan mobil seperti biasa. Jika berhasil menyala, biarkan mesin berjalan untuk mengisi daya aki mobil.
Cabut Starter Pack Setelah Mobil Menyala: Setelah mobil hidup, cabut kabel dengan hati-hati dan simpan starter pack.
Jika setelah mencoba cara-cara di atas mobil masih tidak menyala, periksa apakah ada masalah pada terminal aki atau kabel aki. Pastikan tidak ada korosi atau kabel yang longgar yang menghalangi aliran listrik. Bersihkan terminal aki dengan campuran air dan baking soda jika ditemukan korosi, dan pastikan kabel terpasang dengan erat.
Pastikan kabel jumper atau starter pack yang digunakan dalam kondisi baik dan tidak rusak.
Jika menggunakan metode push start, pastikan mobil berada di tempat yang aman, dan pastikan tidak ada kendaraan atau rintangan lain yang menghalangi.
Setelah berhasil menghidupkan mobil, periksa kondisi aki secara keseluruhan dan pertimbangkan untuk menggantinya jika sudah mulai tua atau tidak berfungsi dengan baik.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu bisa menghidupkan mobil meski aki sedang lemah tanpa harus membawa mobil ke bengkel.
Tinggalkan Balasan